Para "Penyempal" (SecangkirKopiPahit~15)
Kelanjutan dari arbitrase itu akhirnya memisahkan sekelompok orang dalam jumlah yang cukup besar dari pasukan Kufah. Mereka-mereka inilah yang kemudiannya disebut sebagai para penyempal, Khawarij. Anasir-anasir yang mempunyai karakter keras, kaku dan merasa diri berada pada posisi yang paling benar itu, yang keberadaannya menyebar tidak hanya pada salah satu pihak saja, sebenarnya sudah terendus sejak awal. Bahkan sejak sebelum khalifah Utsman menjadi korban serangan sekelompok orang yang tidak puas dengan kepemimpinannya. Namun keadaan pasca serangan itu, insiden beruntun yang berlangsung dengan sedemikian cepatnya tersebut nyata-nyata sulit untuk meredamnya. Dalam riwayat disebutkan, ketika mengumumkan hasil musyawarah antara kedua belah pihak yang diwakili oleh Abu Musa al Asyari dan Amru bin Ash, terjadi kecurangan yang dilakukan oleh Amru ketika tiba gilirannya untuk membacakan keputusan. Kesepakatan awal yang hendak memilih pemimpin baru diluar kedua pemimpin yang sedang be...