Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Suluh-suluh Abadi

Gambar
Suluh-suluh itu tiada henti menyirami malam-malam gelap...tanpa putus Menyibak setiap bayang-bayang suram Mengusir segala keraguan dan bangkitkan segala asa Suluh-suluh itu memancarkan terang yang tak menyilaukan Lembut cahayanya mengetuk-ngetuk jantung hati semua insan...lalu mengelus dan membelai menenteramkan para shabirin, para muhlisin Namun...kelembutan indahnya itu juga sebuah ujian Ujian bagi kalbu-kalbu membatu yang terkuasai gelap Suluh-suluh abadi itu  tetap menyala-nyala Meski sang penguasa malam silih berganti tanpa henti hendak memadamkannya Kurun demi kurun...bergenerasi Suluh-suluh abadi itu akan tetap hidup sampai kapanpun Suluh-suluh abadi itu telah bersemayam pada jantung hati para pengharapnya

Ini Tentang Kepastian!

Kafilah itu terus berjalan Meniti jengkal demi jengkal medan juangnya Di dalam kesunyiannya mereka terus berjuang Menyongsong dan meraih harapan nan agung Langkah-langkanya begitu tegap penuh keyakinan Tak ada ragu sedikitpun bahwa kepastian janji itu akan datang "Kita tak sedang berhitung tentang angka-angka Atau tentang bilangan Hanya berharap akan karunia berkah dan ridhloNya"

Gulita Mata Merabun

Nak... Pekat gulitanya malam ini begitu dahsyat Biru indahnya langit telah terselimuti awan hitam nan kelam  Hingga bulan dan gemintang yang tersebar menghias segala penjuru langit itu telah tersaput, tenggelam tersembunyi Lamat cahayanya pun sulit untuk dikenali Bukan saja oleh mata kita yang mungkin saja sudah merabun Mereka-mereka yang mendaku diri awas dan waskita pun sama saja Dan penantian fajar menyingsing terasa begitu  ngelangut Kita tak sepenuhnya yakin apakah kini tengah berada di ujungnya atau malah di larutnya malam Lilin-lilin yang kita nyalakan, meski beribu dan juta batang pun masih belum sanggup mengusiknya pergi Bahkan obor-obor harapan itu nasibnya sama saja Kepekatannya telah menanarkan segala mata Dan senyatanya kita semua masih belum sanggup mengenali wajah masing-masing Sekalipun itu, topeng-topengnya telah ditanggalkan Tapi Nak.. Apakah ini hanya ilusi dan fatamorgana ayahmu yang merabun ini saja Sekali seleret ...

Konser Semelekethe

Sesaat saja...ya hanya sesaat Panggung yang berisi perkakas musik itu ditinggalkan para pemainnya Agaknya sebuah keperluan pentinglah hingga mengapa panggung itu mendadak lengang Sejurus kemudian terdengar alunan bunyi-bunyian menggema membahana Gedebag gedebug dan kedombrangan ditingkah oleh lengkingan Bunyian yang terasa agak ganjil bagi sebagian orang itu Ditabuh bunyi oleh para pemain baru yang tetiba muncul Dan...penonton masih terus bertahan mencoba mencerna bunyi-bunyian itu Hanya bunyian, dan bukan sebuah irama yang tertata apik dan konsisten, pada mulanya Lambat laun membentuk pola lagu meski tak terlalu merdu Kesumbangan nada-nada masih saja keluar dari perkakas itu Terkadang, malah dahi mesti dikernyitkan kuping dilebarkan... "lagu jenis apa ini?" Lalu kalimat tanya itu ditingkah oleh suara yang cukup keras   "Sudah...nikmati saja dan sesuaikan kupingmu!" Dan orang-orang tersadar Pertunjukan dari panggung itu memang tel...

Terbawa oleh Hujan...

Rintiknya sore ini membawa kabar Membawa serta pesan-pesan Tersembunyi... Tentang hawa sejuk yang mengiringi Tentang bau harum tanah yang tertimpa rintikannya itu Tentang kesuburan tanah-tanah yang menyerapnya lalu menumbuhkan tetanaman Masih selalu sama sedari dulu Dari tahun ke tahun, waktu ke waktu Bahwa aku selalu menyukainya Bahkan telah begitu jatuh dan mencintai aroma itu Aroma tanah basah yang tak pernah sanggup aku ungkapkan lewat kata Meski ianya telah terpateri...termemori Lekat... Bahwa akupun juga tidak mampu menggambarkan rasa sejuknya itu Meski telah mengakrabinya sekian lama Atau tentang kesuburan tanah yang hanya bisa dimengerti tersebab tetanaman merebak tumbuh Dan rintik hujan sore inipun telah mengingatkan kembali Tentang sesuatu yang sangat dekat Bahkan menyatu setiap waktu Yang ternyata tak ada kuasaku untuk menjelaskannya Tentang Nyawa... Tentang Jiwa... Tentang Akal pikiran... Seperti apa wujudnya? Dimana...